Hubungi Kami
Berita Juni 23, 2026 Oleh: Makruf Arifin

Belajar dari Sistem Pendidikan Inggris: Akademik Kuat, Karakter Terbentuk

Belajar dari Sistem Pendidikan Inggris: Akademik Kuat, Karakter Terbentuk

Sistem pendidikan di Inggris dikenal sebagai salah satu rujukan dunia karena memiliki jenjang belajar yang jelas, kurikulum terstruktur, serta budaya sekolah yang menekankan kemandirian, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Anak-anak belajar melalui tahapan yang disebut Key Stages, mulai dari pendidikan dasar hingga menengah. Pada usia 14–16 tahun, siswa memasuki Key Stage 4 dan umumnya menempuh ujian GCSE, sebelum melanjutkan ke jalur lanjutan seperti A-Level, college, atau pelatihan keterampilan. Di Inggris, anak muda juga tetap diarahkan berada dalam pendidikan atau pelatihan hingga usia 18 tahun.
Menariknya, sistem pendidikan Inggris tidak hanya kuat pada akademik. Banyak sekolah berasrama atau boarding school di Inggris menempatkan kehidupan asrama sebagai bagian penting dari pembentukan karakter. Pemerintah Inggris bahkan memiliki National Minimum Standards for Boarding Schools yang mengatur standar pengasuhan, kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan siswa yang tinggal di asrama.
Di sinilah konsep pendidikan Inggris bertemu dengan pendidikan pesantren. Pesantren bukan hanya tempat belajar pelajaran sekolah dan agama, tetapi juga tempat membangun adab, disiplin, kemandirian, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Nilai ini sejalan dengan kultur boarding school yang menekankan pembinaan siswa secara utuh: belajar di kelas, hidup bersama di asrama, dibimbing oleh guru/pembina, dan tumbuh dalam lingkungan yang terarah.
Bagi HIBER Yogyakarta, inspirasi dari sistem pendidikan Inggris dapat dipahami sebagai penguatan model pendidikan pesantren modern: akademik yang terukur, tahfidz yang terarah, pembiasaan karakter yang konsisten, serta lingkungan asrama yang mendidik 24 jam. Dengan pendekatan ini, santri tidak hanya disiapkan untuk meraih prestasi akademik, tetapi juga tumbuh sebagai pribadi beriman, mandiri, percaya diri, dan siap menghadapi masa depan.

Bagikan berita ini: